Dapil Panas dan Peluang Besar Untuk Legislator Agam 2024

Kabupaten Agam terdiri dari 6 Dapil dan jumlah anggota legislatif nya 45 orang. Hal ini tetap sama dengan pemilu sebelumnya, baik jumlah dapilnya maupun total kursi yang tersedia untuk para wakil rakyat yang nantinya menghuni Rumah Gadang Wakil Rakyat Agam.

 

Hal yang berubah pada pemilu 2024 nanti adalah jumlah kursi yang berbeda dari pemilu kemarin, yaitunya Dapil 3 dan Dapil 1.

Dimana saat ini kursi yang tersedia untuk dapil 1 adalah 10 kursi (bertambah satu kursi daripada pileg 2019) sedangkan untuk dapil 3 adalah 6 kursi (berkurang satu kursi daripada pileg kemarin).

 

Sementara untuk Dapil 2 (Kecamatan Palembayan dan Ampek Nagari) masih tetap 6 kursi, Dapil 4 (Kecamatan Baso, Canduang dan Ampek Angkek) tetap 9 kursi, Dapil 5 (Kecamatan Banuhampu, Sungai Pua, IV Koto dan Malalak) tetap 9 kursi dan Dapil 6 (kecamatan Tanjung Raya dan Matur) juga masih tetap tidak berubah yaitunya 5 kursi.

 

 

 

Mencermati ini, penulis merasa bahwa untuk dapil 1 Agam yang meliputi Kecamatan Tanjung Mutiara dan Lubuk Basung, ada peluang yang sangat tinggi untuk diperebutkan oleh para caleg dari partai politik peserta pemilu untuk dapil ini.

 

Kesembilan aleg dari Dapil 1 ini adalah dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Berkarya, PKS, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, dan PBB. Masing-masing parpol ini memperoleh satu kursi di DPRD Agam.

 

Apakah di pileg 2024 nanti komposisinya akan tetap sama (satu aleg/parpol) ataukah nantinya akan berubah (?). Nah apalagi saat ini Partai Berkarya tidaklah lolos sebagai parpol peserta pemilu 2024.

 

Disinilah terdapat peluang besar para parpol untuk mengusung para caleg nya guna memperebutkan 2 kursi yang tersedia (apabila parpol yang memiliki aleg di dapil 1 berhasil mempertahankan kursinya). Apakah 2 kursi tersebut akan dikuasai oleh partai pendatang baru ataukah akan ada nantinya satu parpol memperoleh lebih dari satu kursi (?).

 

Hal ini (Dapil 1) sangat berbanding terbalik dengan Dapil 3 Agam (Palupuh, Tilatang Kamang dan Kamang Magek), dikarenakan adanya pengurangan jatah kursi yaitunya satu kursi. Disinilah penulis mengibaratkan dengan Dapil panas untuk dapil 3 ini.

 

Sementara ketujuh aleg dari dapil 3 ini adalah dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PKS dan Partai Nasdem. Dimana partai Gerindra memperoleh 2 kursi.

 

Dalam hal ini menurut hemat saya, sangat sulitlah bagi parpol untuk mempertahankan kursi yang telah diraih dikarenakan adanya pengurangan jatah kursi.

 

Terlepas dari itu semua, dalam kacamata penulis. Pada pemilu nan akan digelar tahun depan kemungkinan akan diisi oleh wajah-wajah pendatang baru dimasing-masing dapil dikabupaten Agam.

 

Opss… Wajah pendatang baru..? Sebenarnya sih bukan sosok yang belum dikenal ditengah masyarakat. Tapi wajah-wajah baru tersebut telah berganti kendaraan kepada parpol lain atau parpol yang baru. Atau tidak tertutup kemungkinan (bisa jadi..!) memang wajah baru dengan partai yang baru pula.

 

 

Agam, 8 Februari 2023

Penulis : iing chaiang

(Anggota pers Indonesian Journalists Association/PJI)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *